bismillahirrahmanirrahim

Rasulullah SAW sangat mencintai dan lembut pada istri-istrinya. Berikut adalah contoh sikap luar biasa beliau yang harus diteladani oleh setiap suami:

  1. Rasulullah SAW tidak pernah menyusahkan istrinya. Jika pakaiannya koyak, Rasulullah SAW menampalnya sendiri tanpa menyuruh isterinya.
  2. Rasulullah SAW selalu bertanggung jawab mencari nafkah untuk keluarganya. Contoh: Rasulullah SAW memerah sendiri susu kambing untuk keperluan keluarga maupun untuk dijual.
  3. Rasulullah SAW tidak segan membantu istrinya di dapur. Contoh: Setiap kali pulang ke rumah, bila dilihat tiada makanan yang sudah siap dimasak untuk dimakan, sambil tersenyum Rasulullah SAW  menyingsingkan lengan bajunya untuk membantu isterinya di dapur.
  4. Rasulullah SAW sering memanggil istrinya dengan panggilan mesra. Contoh: Aisyah r.a. dipanggil dengan panggilan Khumaira (yang kemerah-merahan) oleh beliau.
  5. Rasulullah SAW tidak pernah mendesak istrinya menyediakan makanan. Contoh: suatu ketika, Rasulullah SAW pulang pada waktu pagi. Beliau pasti sangat lapar saat itu. Tetapi dilihatnya tidak ada apapun untuk sarapan, bahkan yang mentah pun tidak ada karena Sayidatina ‘Aisyah belum ke pasar. Maka beliau bertanya, “Belum ada sarapan ya Khumaira?” Aisyah menjawab dengan agak serba salah, “Belum ada apa-apa wahai Rasulullah.” Rasulullah SAW lantas berkata, “Jika begitu aku puasa saja hari ini.” tanpa sedikit pun tergambar raut kesal di muka beliau.
  6. Rasulullah SAW sangat marah ketika melihat seorang suami sedang memukul istrinya. Contoh: suatu saat beliau melihat seseorang memukul istrinya. Beliau menegur, “Mengapa engkau memukul istrimu?” Orang itu menjawab, “Isteriku sangat keras kepala! Sudah diberi nasihat dia tetap bandel juga, jadi aku pukul dia.” Rasulullah SAW berkata lagi, “Aku tidak menanyakan alasanmu, aku bertanya mengapa engkau memukul teman tidurmu dan ibu dari anak-anakmu?”
  7. Rasulullah SAW tetap lembut dan santun kepada istri. Rasulullah selalu memperlakukan istrinya sangat istimewa sekalipun beliau adalah pemimpin umat Islam tertinggi, bahkan saat itu adalah pemimpin terbesar di dunia.

alhamdulillahirabbilalaminReferensi:

  1. http://uchihajaka.blogspot.com/2010/02/cara-rasulullah-melayani-istrinya.html
  2. Sayidatina ‘Aisyah menceritakan “Kalau Nabi berada di rumah, beliau selalu membantu urusan rumahtangga. Jika mendengar adzan, beliau cepat-cepat berangkat ke masjid, dan cepat-cepat pula kembali sesudah selesai sembahyang.”
  3. Rasulullah SAW bersabda, “sebaik-baik lelaki adalah yang paling baik, kasih dan lemah lembut terhadap isterinya.”

Baca Juga:

Segala yang benar di blog ini datang dari Allah SWT. Segala yang salah di blog ini datang dari penulis. Penulis tak lebih dari sekedar fans Rasulullah SAW yang tertatih-tatih mengikuti jejak langkahnya dan merintih memohon syafa'atnya kelak..

10 Responses to “Cinta Rasulullah SAW pada Istri”

Comments (9) Pingbacks (1)
  1. WA’LAMUU ANNA FIIKUM ROSULULLOH…………. (L)

  2. Subhanallah sungguh teladan yang sempurna….membuat kita harus selalu mengkoreksi diri. Tulisannya inspiratif..
    Kalau mau ambil teladan dari cara Rasulullah memperlakukan isterinya Insya Allah saya punya tulisan senada di sini… Meneladani Romantisme Rasulullah

  3. Minta pencerahannya om,..

    Shahih Muslim Bab 10 Hadis 2658
    Hadis riwayat Aisyah Radhiyallahu ‘anha , ia berkata:Aku merasa sangat cemburu kepada wanita-wanita yang menyerahkan diri mereka untuk dinikahi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam Aku berkata: Wanita-wanita telah menyerahkan diri mereka kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam Namun ketika turun firman Allah Taala: Kamu boleh menangguhkan menggauli siapa yang kamu kehendaki di antara mereka (istri-istrimu) dan boleh pula menggauli siapa yang kamu kehendaki. Dan siapa-siapa yang ingin kamu gauli kembali dari perempuan yang telah kamu cerai. Aku (Aisyah) berkata: Demi Allah, aku melihat Tuhanmu selalu bersegera menuruti keinginanmu

    Sura Al-Baqara 2:222

    Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: “Haidh itu adalah suatu kotoran”. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri [137] dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci [138]. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.

    Hadits Sahih Muslim, Vol. I, halaman 590

    “Jika salah satu dari kita sedang datang bulan, Rasul Allah memerintahkannya
    untuk datang kepadanya (Muhammad) untuk berhubungan intim, pada saat dia
    (istrinya) sedang berada dalam puncak datang bulannya.

    Hadits Sahih Muslim, Book 3, #577-581

    Maimunah berkata: ”Rasul Allah biasa melakukan hubungan intim denganku
    ketika aku sedang datang bulan.”

  4. Minta pencerahannya om,..

    Sura Al-Baqara 2:222

    Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: “Haidh itu adalah suatu kotoran”. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri [137] dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci [138]. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.

    Hadits Sahih Muslim, Vol. I, halaman 590

    “Jika salah satu dari kita sedang datang bulan, Rasul Allah memerintahkannya
    untuk datang kepadanya (Muhammad) untuk berhubungan intim, pada saat dia
    (istrinya) sedang berada dalam puncak datang bulannya.

    Hadits Sahih Muslim, Book 3, #577-581

    Maimunah berkata: ”Rasul Allah biasa melakukan hubungan intim denganku
    ketika aku sedang datang bulan.”

  5. blog yang sangat bagus..

  6. Assalamu’alaikum

    Saya numpang copy artikelnya ya, mau saya re-post.

  7. anna Uhibuki Ya Rasulullah. (L)

  8. ana uhibuka Ya rasulullah.
    (L)

Leave a Reply

(required)

(required)

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Powered by: Wordpress | IdWebHost.com |
FreeWebSubmission.com| | ASR Technology |
© 2010 cara-muhammad.com
| Home | Hubungi kami |
Suffusion theme by Sayontan Sinha

wp